Program Artermis NASA, membawa manusia kembali lagi ke bulan


 Baru-baru ini NASA telah meluncurkan rocket Artemis, meskipun terjadi penundaan karena masalah teknis kebocoran hidrogen, namun berhasil diluncurkan pada 16 November 2022 lalu.

Namun peluncuran ini tidak membawa manusia melainkan spacecraft Orion dan peluncuran ini sebagai uji coba juga apakah aman untuk mengirim manusia kembali lagi ke bulan.

Karena tidak ada misi manusia ke bulan setelah sekian lama meskipun kita punya teknologi yang lebih maju membuat banyak orang meragukan apakah manusia benar-benar telah menginjakkan kaki di bulan atau itu hanya sebuah konspirasi.


Meskipun bulan itu seperti tempat yang sangat menarik untuk dikunjungi dan diteliti para ilmuwan, namun di bulan tidak ada apa pun yang sampai manusia harus pergi ke sana untuk meneliti.

Jadi sejauh ini para ilmuwan melakukan penilitian di bulan hanya melalui rover yang dikirim ke bulan, dan itu saja sudah lebih dari cukup. Jadi tidak ada alasan untuk melakukan misi berbahaya mengirimkan manusia ke bulan.

Ya, meskipun kita memiliki teknologi yang jauh lebih maju, tapi misi tersebut masih tidak lepas dari risiko yang muncul dan menggunakan rover saja sudah cukup, jadi tidak ada alasan untuk kita pergi ke bulan.


(Ilustrasi lintasan rocket untuk mendarat di bulan)

Lalu kenapa NASA sekarang malah mengirimkan manusia ke bulan meskipun hal tersebut berbahaya?

Program Artemis tidak hanya difokuskan untuk ke bulan melainkan sebagai batu loncatan untuk ke Mars juga.

Artemis itu sendiri merupakan program untuk membangun stasiun luar angkasa yang mengorbit bulan, dan membangun pangkalan di bulan agar misi ke Mars jauh lebih efisien.



Misi ini sangat menarik untuk dinantikan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

KONOSUBA VOLUME 17 ILLUSTRATION

KONOSUBA YORIMICHI VOLUME 1 ILLUSTRATION